Movie Review : The A-Team

The A Team

Sebagai pecinta film gw sangat antusias dengan kehadiran film The A-Team. Film ini “menyediakan” dua kategori film-film kesukaan gw : action dan komedi.

Kalau kita sering melihat satu pasukan tim khusus yg terdiri atas buanyaaak orang, hilangkan imajinasi itu dari pikiran kalian untuk film ini. Karena di film ini menceritakan satu tim elit Special Forces yang “hanya” terdiri dari 4 orang 😀

Film ini dimulai dari cerita singkat awal terbentuknya The A-Team sampai akhirnya mereka diminta menangani suatu kasus tapi ternyata mereka dijebak. Pangkat mereka dihapus dan akhirnya mereka dipenjara. Petualangan sebenarnya dimulai saat mereka berencana untuk memperbaiki nama baik mereka.

Empat orang yang berada di The A-Team ini udah pasti punya karakter yang berbeda-beda. Keempat orang itu adalah :

  • Kolonel John ‘Hannibal‘ Smith, yang diperankan oleh  Liam Neeson, adalah pimpinan dari The A-Team yang selalu punya rencana A dan ga pernah punya rencana lain, motonya adalah senang jika rencananya berhasil. 😀
  • Letnan Templeton ‘Faceman‘ Peck (diperankan oleh Bradley Cooper) yang punya sifat playboy. Wajar aja dia playboy, lah wong ganteng 😛
  • Quinton “Rampage” Jackson, diperankan oleh Sgt Bosco ‘B.A.’ Baracus, seorang petarung berkulit hitam dan berbadan sangat kekar. Tapi dia satu punya kelemahan dibalik badan kekarnya. 😉
  • Howling Mad‘ Murdock, diperankan oleh Sharlto Copley, seorang psychotic pilot tapi ga diragukan lagi kemampuan mengendarai pesawat atau helikopternya 😀

Planning something :D

Karakter keempat orang ini bener-bener ngasih warna yang sangaaaat menarik buat ditonton.. 😀

Review-review lainnya bisa dilihat disini :

  1. Movie Review : The A-Team (2010)
  2. The A-Team (2010) Movie Review
  3. yuliantip06.student.ipb.ac.id : Movie Review

Iklan

8 thoughts on “Movie Review : The A-Team

  1. Film remake biasanya membawa beban karena minimal harus memenuhi ekspektasi penonton yang telah lebih dahulu menonton pendahulunya. Demikian juga dengan The A-Team. Sebagai film yang dinantikan oleh penggemarnya yang dulu menyaksikan serialnya lewat televisi, film ini cukup berhasil mengembalikan kenangan manis tersebut lewat tokoh-tokohnya (I love Murdoch soo much!!!).
    Namun ada beberapa hal yang rasanya dihilangkan terlalu cepat di awal film, sutradara mungkin lupa bahwa The A-Team selalu identik dengan mobil van hitam milik B.A. Namun sayangnya mobil tersebut hancur di menit-menit awal. Film ini cukup seru dan lucu. Namun di bagian akhir, rasanya terlalu berlebihan melihat peti-peti kemas berhamburan. But, overall film ini cukup menghibur.

  2. @Joe : saya malah baru tau dari temen klo ini ternyata film Remake.. 😀
    emang sh film ini emang kerasa terlalu `maksa` dipercepat di cerita awalnya.

    So, kesimpulannya? The A-Team layak jadi tontonan favorit kan? 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s